08 August 2009

Ahli Perakit Bom di duga ada di dalam Rumah yang saat ini masih di kepung Polisi

Rumah yang digerebek Densus 88 Mabes Polri di Kedu Temanggung, diduga dihuni oleh kelompok Noordin M. Top. Selain Noordin M Top, di rumah itu diduga ada murid Dr. Azahari, yang piawai merakit bom, bernama Reno alias Tedy, alias Mubarok.


Reno disebut-sebut sebagai 'generasi baru' perakit bom. Diperoleh keterangan, keberadaan Noordin M Top tersebut berkat kejelian Densus mengembangkan informasi dari kelompok Zuhri yang sudah ditangkap sebelum pengeboman JW Marriott dan Ritz Carlton.


Titik terang diperoleh ketika Polisi mengamankan Arina, istri Noordin M. Top. Mertua Noordin, yakni Baridin, langsung menghilang ketika Zuhri, alumnus pendidikan militer Afganistan itu tertangkap di Cilacap. Polisi menemukan sejumlah bahan peledak yang ditanam dalam tanah di pekarangan belakang rumah Baridin.


Hingga berita ini diturunkan, tim Densus 88 Mabes Polri masih menyisir wilayah Kedu. Lokasi baku tembak, di areal persawahan dekat rumah kontrakan Reno, masih disterilkan. Warga dilarang mendekat.


Laporan reporter tvOne Ecep S. Yasa menyebutkan, diantara gerombolanyang diduga teroris tersebut terdapat gembong teroris Noordin M. Top dan Reno, alias Mubarok. Keyakinan itu diperoleh berdasarkankan ciri-ciri yang diyakini mirip profil Noordin M. Top, seperti berbadan tegap.


sumber: TV One


No comments:

Post a Comment