28 March 2008

Hasil Penyelidikan KNKT atas musibah hilangnya pesawat Adam Air di Perairan Sulawesi

Kemarin (25/03/08) KNKT mengumumkan hasil penyelidikan dari kotak hitam pesawat Adam Air yang telah ditemukan diperairan Sulawesi beberapa waktu yang lalu oleh Kapal milik Amerika USS Mary Sears milik angkatan laut Amerika.

Dari hasil yang telah diumumkan oleh KNKT tersebut diketahui bahwa penyebab jatuh dan hilangnya pesawat Adam Air dengan nomor penerbangan KI 574 di perairan Sulawesi adalah karena salah satu sistem kendali otomatis (Inertial Reference System) di pesawat tersebut mengalami kerusakan, dan diketahui juga bahwa pada saat terjadi kerusakan pada sistem/alat tersebut diketahui bahwa awak pesawat (Pilot dan Co-Pilot) telah berusaha untuk mengatasi kerusakannya sebelum pesawat tersebut jatuh ke laut.

Masalah tersebut ternyata juga bukan sebagai satu-satunya penyebab kecelakaan udara ini, ini bisa kita ketahui dari penyelidikan yang telah diumumkan. Bahwa ternyata ketika kerusakan tersebut diketahui oleh awak pesawat, dalam hal ini Pilot dan Co-Pilot, lalu kemudian Pilot dan Co-Pilot sama-sama disibukan untuk membetulkan kerusakan tersebut, padahal cukup salah satu dari mereka saja yang memperbaiki kerusakan tersebut dan satunya lagi tetap mengendalikan pesawat dengan kendali manual.

Lalu diketahui juga bahwa mereka (Pilot dan Co-Pilot) karena sama-sama sibuk, mereka baru mengetahui kalau kemiringan pesawat telah mencapai 60 derajat, baru kemudian mereka mencoba mengendalikan pesawat kembali dengan kendali manual, tentunya hal ini menjadi terlambat dan akhirnya pesawat menukik ke bawah dengan kecepatan kurang lebih antara 800-1000 Km/Jam. Dan sesaat kemudian pesawat jatuh di laut dengan kondisi hancur berkeping-keping.

Jumlah penumpang pada pesawat Adam Air KI 574 Jurusan Surabaya – Manado berjumlah 96 orang penumpang, termasuk 4 orang bayi dan 6 awak pesawat Adam Air, sehingga jumlah seluruhnya menjadi 102 Orang.





No comments:

Post a Comment