Showing posts with label Riri Reza. Show all posts
Showing posts with label Riri Reza. Show all posts

09 August 2009

Film SANG PEMIMPI Bakal Membuka JIFFest Ke-11


Kapanlagi.com - Jakarta International Film Festival (JIFFest) ke-11 yang berlangsung pada 4-12 Desember 2009, akan dibuka dengan film karya Riri Riza, yakni SANG PEMIMPI.

"Edisi ke-11 festival film internasional terbesar di Asia Tenggara dibuka dengan Sang Pemimpi," kata Direktur JIFFest, Roisamri di Jakarta, Kamis (25/6).

SANG PEMIMPI merupakan film kedua dari tetralogi novel LASKAR PELANGI karya Andrea Hirata yang juga merupakan lanjutan dari film LASKAR PELANGI.





"Pemilihan film-film Riri Riza dan Mira untuk hadir di JIFFest pun sesuai dengan misi JIFFest untuk menghadirkan film-film Indonesia yang berkualitas, mempunyai cerita yang berakar dari kehidupan Indonesia dan layak dihadirkan di panggung film internasional," katanya.

Duet sutradara dan produser Riri Riza dan Mira Lesmana yang kembali memproduksi SANG PEMIMPI itu, juga pernah menghadirkan film pendek DRUPADI, diputar khusus pada JIFFest tahun lalu.


"Film LASKAR PELANGI sendiri, masih menjadi film terlaris di Indonesia sepanjang masa dengan jumlah lima juta penonton, juga diputar di JIFFest tahun lalu dalam dua kategori," kata dia.


"Kedua kategori itu adalah sebagai salah satu dari sepuluh film terpilih dalam kompetisi film cerita panjang Indonesia dan film nomor satu dalam program sepuluh tahun Kebangkitan Film yang memutar sepuluh film Indonesia terlaris selama sepuluh tahun terakhir," kata Roisamri.


Selama sepuluh tahun terakhir, sejalan dengan pelaksanaan JIFFest jumlah film Indonesia terus meningkat, tahun ini saja sekitar 90 film Indonesia yang akan dirilis di bioskop.


"Jauh sekali dibandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu, yang hanya sekitar lima film Indonesia per tahun dan sudah saatnya film Indonesia mendapat tempat paling utama di festival ini," imbuh Roisamri.

Selain itu, kualitas film Indonesia juga terus membaik, pengakuan dunia internasional terhadap film Indonesia semakin terlihat dengan masuknya film-film Indonesia seperti LASKAR PELANGI, GENERASI BIRU, PERTARUHAN di festival-festival film premier di antaranya adalah Berlinale.


"Bukan tidak mungkin dalam satu dua tahun ini, akan ada sesi khusus film Indonesia atau film Indonesia masuk di kompetisi utama di festival-festival film besar," kata Roisamri.


Pada tahun ini, selain pemutaran SANG PEMIMPI, JIFFest masih tetap akan menghadirkan pemutaran sekitar 150 judul film dalam dan luar negeri, berikut sesi workshop, master class dan seminar. (kpl/bun).


sumber: kapanlagi.com


Film Sang Pemimpi Tayang 17 Desember


JAKARTA -- Produser film dari Miles Production, Mira Lesmana di Jakarta, Rabu, mengungkapkan film "Sang Pemimpi" yang merupakan kelanjutan film sukses "Laskar Pelangi" siap diputar pada 17 Desember tahun ini. "Semoga jika tidak ada halangan film 'Sang Pemimpi' akan ditayangkan di bioskop di Indonesia mulai 17 Desember," katanya di Jakarta, Rabu.


Mira mengungkapkan sebagai tahap awal, Riri Riza yang menjadi sutradara film ini tengah berada di Belitung untuk melakukan proses kasting pemain. Produksi filmnya menurut Mira akan mulai dilaksanakan pada akhir Juni mendatang.



"Sementara proses produksi 'Sang Pemimpi' berjalan, untuk film selanjutnya yakni 'Edensor' sekarang sudah mulai masuk ke tahap penulisan (skenario, red)," ujanrya.


Sang Pemimpi adalah novel kedua karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada bulan Juli tahun 2006. Dalam novel ini Andrea mengeksplorasi hubungan persahabatan dan persaudaraan antara Ikal dan Arai.Sang Pemimpi merupakan buku kedua dari Tetralogi Laskar Pelangi. Buku berikutnya adalah Edensor dan Maryamah Karpov. Setelah sukses di novel, kisah Ikal dan Arai juga akan kembali diadaptasi ke layar lebar untuk mengikuti sukses film "Laskar Pelangi".



Film "Laskar Pelangi" sendiri yang diadaptasi dari novel perdana Andrea telah mencatatkan sukses besar pada akhir 2008 dengan jumlah penonton mencapai lebih dari empat juta orang. Mira menambahkan dalam film "Sang Pemimpi" penonton akan mendapatkan suguhan yang berbeda dibandingkan "Laskar Pelangi". Perbedaan ini juga menyangkut perjalanan hidup si Ikal yang mulai beranjak remaja. "Segmennya juga beda dan menyempit karena Ikal dan Arai sudah menginjak remaja, ceritanya tentu saja bukan seperti ketika Ikal masih anak-anak, tapi lebih ke kisah remaja," katanya.



Disinggung soal waktu syuting yang bertepatan dengan kampanye Presiden, Mira mengaku akan mengosongkan jadwal syuting pada hari Pemilu Presiden dilaksanakan. "Kita kan bisa 'break' sebentar pada saat semua orang harus ke TPS, setelah itu kan syuting bisa dilanjutkan lagi. Pokoknya syuting tidak boleh mengganggu kita ikut Pilpres, kita kan punya hak pilih dan harus digunakan dengan baik kan," demikian ujarnya. ant/kpo.


sumber: Republika