Phenomenal Indonesian reggae singer Urip Ariyanto, better known as Mbah (elder) Surip, died at 60 on Tuesday, just a few months after his sensational rise to fame.
Thousands of Indonesians mourned the death of the eccentric musician, while dignitaries and politicians offered their condolences.
Urip died of a suspected heart attack, according to a team of doctors treating him at Pusdikkes Hospital in East Jakarta.
One of the doctors, Satyaningtyas, was quoted by vivanews.com as saying they found an obstruction in his coronary tract, leading to "strong suspicion he had died from a heart attack".
Urip had died on his way to hospital, she said.
Before his death, Urip spent Monday night at the house of a friend, comedian Mamiek Prakosa, who said the singer had asked to stay a while at his house because he was tired and needed to rest.
"It is very crowded at my place," Mamiek quoted Urip as having said.
Mamiek said Urip looked very pale and he called a doctor in the evening, who said Urip was exhausted and was suffering from diarrhea.
A former street singer, Urip experienced a phenomenal rise to stardom in just months, with his single Tak Gendong (I will carry you on my back) becoming a hit.
Urip reportedly amassed a total of Rp 4.5 billion (US$450,000) in royalties from cellular phone providers, which have been selling Tak Gendong as a ringtone, and had recently signed a multibillion rupiah contract with several companies for advertising.
Along with his rising popularity, Urip had traveled across Indonesia for concerts. He was said to never sleep more than three hours a day, while maintaining a habit of smoking and drinking coffee heavily.
Urip was survived by four children and four grandchildren. His remains were to be buried in the West Java town of Depok on Tuesday night. Urip's sudden death triggered a massive reaction from thousands of fans. For example, just minutes after his death was confirmed, Indonesian Facebookers and Twitterers instantly updated their statuses stating condolences for the fallen musician.
Urip's death has also drawn the attention of dignitaries, including President Susilo Bambang Yudhoyono, who dubbed the singer "a down-to-earth artist who dedicated his life to developing his art in his own way".
"I express my condolences, and hope God will accept his soul. May he rest in peace in accordance with the way he lived his life in this world," Yudhoyono said while addressing a media conference at the Presidential Palace.
Yudhoyono's rival, vice presidential candidate Prabowo Subianto, also offered his condolences, saying he had known Urip and that the latter had made stage performances at one of his campaign rallies for the presidential election. (hdt).
Kemarin (Senin, 29 Sept 2008) aku coba jalan ke Bioskop dengan harapan agar dapat tiket biar bisa nonton salah satu Film yang paling Fenomenal ditahun ini, yaitu Laskar Pelangi. Tidak tahu kenapa aku begitu bersemangat untuk bisa menonton film ini, mungkin karena rasa penasaran juga, setelah beberapa waktu yang lalu tau kisahnya melalui acara Kick Andy di Metro TV.
Jujur saja, awalnya aku tidak tau apa-apa tentang Novel Laskar Pelangi ini. Karena aku pikir novel ini ga akan jauh beda dengan novel-novel yang banyak beredar di pasaran. Tapi ternyata dugaan ini salah, karena ternyata novel ini merupakan kisah nyata kehidupan sang penulis dan beberapa teman-temannya di daerah Belitong (Dulu termasuk Provinsi Sumatera Selatan, sekarang jadi Provinsi Bangka Belitung).
Pada waktu menonton acara Kick Andy edisi Laskar Pelangi tersebut aku sempat terharu mendengar cerita si Penulis Novel tentang kehidupan masa lalunya ketika masih di bangku sekolah dasar. Banyak hal yang dapat kita pelajari dan dapat kita contoh dari kehidupan mereka tersebut.
Ada salah satu tokoh pada Novel dan Film tersebut yang menurut aku sangat bagus semangat hidupnya dan sangat memiliki kemauan untuk sukses dan maju, juga terdapat semangat pantang menyerah terhadap keadaan, dia adalah Lintang. Hanya sayang, dia terpaksa tidak dapat melanjutkan sekolahnya disebabkan dia menjadi anak lelaki tertua yang harus bisa menghidupi adik-adiknya, karena ayahnya meninggal ketika sedang melaut dan tidak kembali lagi.
Kemudian ada Ibu Muslimah, seorang guru di daerah ini yang dengan penuh semangat mendedikasikan hidupnya untuk mengajar anak-anak miskin didaerah pesisir. Ibu Muslimah begitu yakin bahwa dia dapat mengajar dan mendidik anak-anak miskin daerah pesisir. Dia bekerja tanpa pamrih, bahkan dalam film diceritakan bahwa Ibu Muslimah sempat tidak menerima gajinya selama dua bulan, tetapi dia tetap semangat untuk mengajar dan tetap datang ke sekolahnya. Dia menutupi biaya hidupnya dari pesanan menjahit pakaian orang-orang. Subhanallah ... Masihkan ada semangat seperti ini didaerah seperti Jakarta?
Ada juga beberapa kejadian-kejadian lucu yang digambarkan pada Film tersebut, seperti adegan ketika si Mahar diberi amanah untuk memimpin teman-temannya untuk mengikuti lomba karnaval antar sekolah. Lalu ada si Ikal yang tiba-tiba rajin dan mengajukan diri untuk selalu dapat membeli kapur untuk sekolahnya, disebabkan pada pengalaman pertamanya membeli kapur dia terpesona oleh kelembutan jemari anak pemilik toko, yaitu Ai Ling gadis kecil keturunan Tionghoa. Tapi sayang Ai Ling kemudian pergi ke Jakarta ikut merantau bersama saudaranya.
Kesan yang dapat aku tangkap dari menonton Film ini adalah nyata, mengharukan, menggugah semangat hidup kita untuk dapat tetap berjuang mengejar mimpi kita untuk dapat diwujudkan menjadi nyata.
Salut buat Andrea Hirata Penulis Laskar Pelangi.
Hari ini aku udah beli Novelnya lagi yaitu Sang Pemimpi, ketika jalan-jalan ke toko buku Gramedia. Novel ini merupakan bagian dari Tetralogi yang dibuat oleh Andrea Hirata. Wah bahaya nih kalo keterusan jadi baca novel terus, hahahaaa ...
Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di pulau Belitong yang penuh dengan keterbatasan. Mereka adalah:
1. Ikal 2. Lintang; Lintang Samudra Basara bin Syahbani Maulana Basara 3. Sahara; N.A. Sahara Aulia Fadillah binti K.A. Muslim Ramdhani Fadillah 4. Mahar; Mahar Ahlan bin Jumadi ahlan bin Zubair bin Awam 5. A Kiong;Muhammad Jundullah Gufron Nur Zaman 6. Syahdan; Syahdan Noor Aziz bin Syahari Noor Aziz 7. Kucai; Mukharam Kucai Khairani 8. Borek aka Samson 9. Trapani; Trapani Ihsan Jamari bin Zainuddin Ilham Jamari 10. Harun; Harun Ardhli Ramadhan bin Syamsul Hazana Ramadhan
Mereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Pada bagian-bagian akhir cerita, anggota Laskar Pelangi bertambah satu anak perempuan yang bernama Flo, seorang murid pindahan. Keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik.
Laskar Pelangi merupakan buku pertama dari Tetralogi Laskar Pelangi. Buku berikutnya adalah Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah Karpov. Menurut rencana naskah Laskar Pelangi akan diadaptasi menjadi sebuah film. Film Laskar Pelangi akan diproduksi oleh Miles Productions dan Mizan Cinema, dan digarap oleh sutradara Riri Riza.Laskar Pelangi adalah karya pertama dari Andrea Hirata. Buku ini segera menjadi Best Seller yang kini kita ketahui sebagai buku sastra Indonesia terlaris sepanjang sejarah.
Sinopsis
Laskar PelangiCerita terjadi di desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.
Mulai dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah!
Mereka, Laskar Pelangi - nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi - pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada okultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat.
Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya.
Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini!
Tokoh-tokoh yang muncul dalam Laskar Pelangi:
Ikal
Tokoh 'aku' dalam cerita ini. Ikal yang selalu menjadi peringkat kedua memiliki teman sebangku bernama Lintang, yang merupakan anak terpintar dalam Laskar Pelangi. Ia berminat pada sastra, terlihat dari kesehariannya yang senang menulis puisi. Ia menyukai A Ling, sepupu dari A Kiong, yang ditemuinya pertama kali di sebuah toko kelontong bernama Toko Sinar Harapan. Pada akhirnya hubungan mereka berdua terpaksa berakhir oleh jarak akibat kepergian A Ling ke Jakarta untuk menemani bibinya.
Lintang
Teman sebangku Ikal yang luar biasa jenius. Ayahnya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak memiliki perahu dan harus menanggung kehidupan 14 jiwa anggota keluarga. Lintang telah menunjukkan minat besar untuk bersekolah semenjak hari pertama berada disekolah. Ia selalu aktif didalam kelas dan memiliki cita-cita sebagai ahli matematika. Sekalipun ia luar biasa pintar, pria kecil berambut merah ikal ini pernah salah membawa peralatan sekolahnya. Cita-citanya terpaksa ditinggalkan agar ia dapat bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya semenjak ayahnya meninggal.
Sahara
Satu-satunya gadis dalam anggota Laskar Pelangi. Sahara adalah gadis keras kepala berpendirian kuat yang sangat patuh kepada agama. Ia adalah gadis yang ramah dan pandai, ia baik kepada siapa saja kecuali pada A Kiong yang semenjak mereka masuk sekolah sudah ia basahi dengan air dalam termosnya.
Mahar
Pria tampan bertubuh kurus ini memiliki bakat dan minat besar pada seni. Pertama kali diketahui ketika tanpa sengaja Bu Muslimah menunjuknya untuk bernyanyi di depan kelas saat pelajaran seni suara. Pria yang menyenangi okultisme ini sering dipojokkan teman-temannya. Ketika dewasa, Mahar sempat menganggur menunggu nasib menyapanya karena tak bisa ke manapun lantaran ibunya yang sakit-sakitan. Akan tetapi, nasib baik menyapanya dan ia diajak petinggi untuk membuat dokumentasi permainan anak tradisional setelah membaca artikel yang ia tulis di sebuah majalah, dan akhirnya ia berhasil meluncurkan sebuah novel tentang persahabatan.
A Kiong
Anak Hokian. Keturunan Tionghoa ini adalah pengikut sejati Mahar sejak kelas satu. Baginya Mahar adalah suhunya yang agung. Kendatipun pria kecil ini berwajah buruk rupa, ia memiliki rasa persahabatan yang tinggi dan baik hati, serta suka menolong pada siapapun kecuali Sahara. Namun, meski mereka selalu bertengkar, ternyata mereka berdua saling mencintai satu sama lain.
Syahdan
Anak nelayan yang ceria ini tak pernah menonjol. Kalau ada apa-apa dia pasti yang paling tidak diperhatikan. Misalnya ketika bermain sandiwara, Syahdan hanya kedapatan jadi tukang kipas putri dan itupun masih banyak kesalahannya. Syahdan adalah saksi cinta pertama Ikal, ia dan Ikal bertugas membeli kapur di Toko Sinar Harapan semenjak Ikal jatuh cinta pada A Ling. Syahdan ternyata memiliki cita-cita yang tidak pernah terbayang oleh Laskar Pelangi lainnya yaitu menjadi aktor. Dengan bekerja keras pada akhirna dia menjadi aktor sungguhan meski hanya mendapatkan peran kecil seperti tuyul atau jin... Setelah bosan, ia pergi dan kursus komputer. Setelah itu ia berhasil menjadi network designer.
Kucai
Ketua kelas sepanjang generasi sekolah Laskar Pelangi. Ia menderita rabun jauh karena kurang gizi dan penglihatannya melenceng 20 derajat, sehingga jika ia menatap marah ke arah Borek, maka akan terlihat ia sedang memperhatikan Trapani. Laki-laki ini sejak kecil terlihat bisa menjadi politikus dan akhirnya diwujudkan ketika ia dewasa menjadi ketua fraksi di DPRD Belitong.
Borek
Pria besar maniak otot. Borek selalu menjaga citranya sebagai laki-laki macho. Ketika dewasa ia menjadi kuli di toko milik A Kiong dan Sahara.
Trapani
Pria tampan yang pandai dan baik hati ini sangat mencintai ibunya. Apapun yang ia lakukan harus selalu didampingi ibunya, seperti misalnya ketika mereka akan tampil sebagai band yang dikomando oleh Mahar, ia tidak mau tampil jika tak ditonton ibunya. Cowok yang bercita-cita menjadi guru ini akhirnya berakhir di rumah sakit jiwa karena ketergantungannya terhadap ibunya.
Harun
Pria yang memiliki keterbelakangan mental ini memulai sekolah dasar ketika ia berumur 15 tahun. Laki-laki jenaka ini senantiasa bercerita tentang kucingnya yang berbelang tiga dan melahirkan tiga anak yang masing-masing berbelang tiga pada tanggal tiga kepada Sahara dan senang sekali menanyakan kapan libur lebaran pada Bu Muslimah. Ia menyetor 3 buah botol kecap ketika disuruh mengumpulkan karya seni kelas enam.
Bu Muslimah
Nama lengkap N.A. Musimah Hafsari Hamid binti K.A. Abdul Hamid. Dia adalah Ibunda Guru bagi Laskar Pelangi. Wanita lembut ini adalah pengajar pertama Laskar Pelangi dan merupakan guru yang paling berharga bagi mereka.
Pak Harfan
Nama lengkap K.A. Harfan Efendy Noor bin K.A. Fadillah Zein Noor. Kepala sekolah dari sekolah Muhammadiyah. Ia adalah orang yang sangat baik hati dan penyabar meski murid-murid awalnya takut melihatnya.
Flo
Nama aslina adalah Floriana, seorang anak tomboi yang berasal dari keluarga kaya. Dia merupakan murid pindahan dari sekolah PN yang kaya dan sekaligus tokoh terakhir yang muncul sebagai bagian dari laskar pelangi. Awal pertama kali masuk sekolah, ia sempat membuat kekacauan dengan mengambil alih tempat duduk Trapani sehingga Trapani yang malang terpaksa tergusur. Ia melakukannya dengan alasan ingin duduk di sebelah Mahar dan tak mau didebat.
A Ling
Cinta pertama Ikal yang merupakan saudara sepupu A Kiong. A Ling yang cantik dan tegas ini terpaksa berpisah dengan Ikal karena harus menemani bibinya yang tinggal sendiri.
1. Nidji - Laskar Pelangi 2. Sherina - Kubahagia 3. Netral - Lintang 4. Gita Gutawa - Tak Perlu Keliling Dunia 5. Ipang - Sahabat Kecil 6. Float - Waltz Musim Pelangi 7. Garasi - Sahabat 8. Gugun and The Blusbug - Mengejar Harapan 9. Veris & Mara Kama - Bunga Seroja